Tekno  

Pertemuan ATRC-RRT ke-29 Bahas 5G, Keamanan Siber, dan Perlindungan Data

Jakarta (SuratKabarBali.com) – ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok meningkatkan kolaborasi untuk mewujudkan visi pemanfaatan infrastruktur dan teknologi digital untuk mendorong pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Peran regulator telekomunikasi memiliki arti penting di era transformasi digital yang cepat, agar dapat  memfasilitasi pertumbuhan ekosistem digital yang kuat, inklusif, dan aman.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba menyatakan upaya kolektif sekaligus menjaga nilai dan prinsip dasar akan memungkinkan pemanfatan teknologi digital untuk mendorong inovasi dan kemajuan yang berkelanjutan.

“Kawasan ASEAN dan Tiongkok memiliki aspirasi yang sama untuk memanfaatkan potensi teknologi untuk meningkatkan taraf hidup, menciptakan peluang, dan meningkatkan interkonektivitas,” ujarnya dalam Pertemuan ke-19 ASEAN Telecommunication Regulators’ Council dengan Republik Rakyat Tiongkok di Badung, Bali, Kamis (24/8/2023).

Menurut Sekjen Kementerian Kominfo, ASEAN dan RRT membutuhkan teknologi yang sedang berkembang seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan jaringan 5G agar lebih siap untuk membentuk kembali industri dan masyarakat. 

“Komitmen kolektif kami untuk membina kerja sama sangat penting dalam menyikapi lanskap tata kelola digital, memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan aksesibilitas layanan telekomunikasi bagi semua warga negara,” tegasnya.

Sebagai Ketua ATRC ke-29, Mira Tayyiba menilai semangat kolaborasi ini menjadi dasar saling bertukar pengetahuan, keahlian, dan praktik terbaik. 

“Dialog kami akan mencakup spektrum topik yang luas, mulai dari penyebaran 5G dan manajemen spektrum hingga keamanan siber dan perlindungan data. Saya berharap diskusi kita membuahkan hasil, kemitraan kita bertahan, dan visi kita bersama tentang masa depan yang terhubung dan sejahtera menjadi kenyataan,” ungkapnya. 

Dalam acara itu hadir Delegasi Republik Rakyat Tiongkok, Delegasi negara ASEAN, perwakilan Sekretariat ASEAN, dan Direktur ASEAN ICT Centre (AICTC).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *