Akhirnya Perbekel Baturiti Ungkap Alasan dan Fakta Dibalik Penolakannya Terhadap Partai Gerindra

banner 468x60

DENPASAR, SURATKABARBALI – Akhirnya Perbekel Baturiti Made Suryana ungkap alasan dibalik penolakannya terhadap Partai Gerindra

Read More
banner 300x250

Dilansir SuratKabarBali.com dari berbagai sumber, Selasa (10/6/2025) Made Suryana, mengakui rekaman suara tersebut adalah suaranya.

“Iya benar, itu suara saya. Itu pada hari Minggu lalu, saat itu sedang rapat kelompok peternak yang diketuai oleh Made Miantara, Kader Gerindra dari Desa Baturiti, Kerambitan, yang dilakukan di Wantilan Umum Desa Baturiti,” jelas Suryana.

Untuk diketahui Made Miantara sendiri, menurut Suryana, adalah Caleg Partai Gerindra yang kalah dalam Pileg 2024 lalu.

Suryana mengaku melontarkan pernyataan tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan Made Miantara yang mengambil bansos dari program kementerian.

Bali Jadi Lahan Bisnis Asing, Warga Lokal Jadi Penonton, Gubernur Koster Beri Reaksi Tak Terduga

Bantuan itu ironisnya diberikan oleh Nyoman Adi Wiryatama, anggota DPR RI dari Partai PDI Perjuangan.

Yang lebih memicu kekesalan Suryana adalah fakta bahwa sebagian besar kelompok penerima bansos di bidang peternakan itu adalah pendukung Gerindra dan pemilih pasangan calon I Nyoman Mulyadi dan I Nyoman Ardika.

Alias Sengap (Semut) di Pilkada 2024 Tabanan yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

“Terlebih lagi, ketua dari kelompok itu adalah Made Miantara yang notabene kader Gerindra. Etis tidak kalau kader yang berjuang di Gerindra mengambil bansos dari PDI Perjuangan? Memang Pilkada sudah selesai tapi hasil dari Pilkada kan ada bansos,” Ujar Suryana.

Suryana berharap para Kader Gerindra paham dan bisa memiliki etika dalam berpolitik.****

Gegara Masyarakat Bali Terpojok di Tanah Sendiri, Usaha Pariwisata Dikuasai Warga Asing, Koster Geram

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *