Dukung Koster Atasi Sampah, Pemkot Denpasar, Luncurkan Gerakan Bali Bersih

banner 468x60

 

Read More
banner 300x250

DENPASAR, SURATKABARBALI – Dukung Gubernur Bali I Wayan Koster dalam mengatasi sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar luncurkan Gerakan Bali bersih.

Dilansir SuratKabarBali.com dari berbagai sumber, Senin (19/5/2025), Pemkot Denpasar meluncurkan Gerakan Bali Bersih Sampah melalui kegiatan workshop.

Worksop itu diselenggarakan di Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Dan dibuka Sekretaris Daerah Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mewakili Wali Kota Denpasar.

Gerakan bersih sampah merupakan agenda super prioritas Pemkot Denpasar dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah dii wilayah perkotaan.

Workshop itu merupakan langkah strategis untuk mendorong penyusunan Pararem Pengelolaan Sampah di seluruh desa adat, yang bersinergi dengan desa/kelurahan di Kota Denpasar.

Sambutan tertulis Wali Kota Denpasar yang dibacakan Sekda Alit Wiradana mengatakan kondisi TPA Suwung yang sudah kelebihan kapasitas menjadi peringatan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Tak Main- Main, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya Komitmen Tindak Tegas Ormas Berulah Di Masyarakat

“Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab bersama, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” jelas Sekda Alit Wiradana.

Menurut dia pentingnya penguatan regulasi, termasuk melalui Perda Kota Denpasar Nomor 8 Tahun 2023.

Bagi dia Pararem yang disusun oleh desa adat menjadi instrumen kultural yang memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga kebersihan dari sumbernya.

Ketua MDA Kota Denpasar, Anak Agung Ketut Sudiana mengatakan kegiatan itu adalah bentuk sinergi 35 desa adat dan 43 desa/kelurahan dalam mendukung Gerakan Bersih Kota Denpasar.

Dia menjelaskan fokus utama adalah penyusunan Pararem pengelolaan sampah berbasis sumber dan nilai budaya, dengan mengintegrasikan aturan adat dan regulasi formal untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang utuh dan efektif.

Tindak lanjut dalam kegiatan itu, draf Pararem telah diserahkan kepada Manggala Bendesa Adat dan Ketua Forum Perbekel/Lurah.

Program ini mendapat dukungan dari Gubernur Bali dan berpotensi menjadi model pengelolaan sampah berbasis gotong royong dan kearifan lokal.

Dia menyebut puncak kgiatan itu saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni mendatang, Pemkot Denpasar akan menggelar Gerakan Bersama di seluruh desa adat dan desa/kelurahan.

Hal itu dilakukan sebagai momentum kebangkitan gotong royong dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan.****

Untuk Pertama Kalinya Koster Catat Sejarah Dalam Pengelolaan Pariwisata

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *