DENPASAR, SURATKABARBALI – Keberadaan organisasi masyarakat (Ormas) meresahkan tidak diperlukan di Bali, Gubernur Bali I Wayan Koster sebut Bali andalkan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat).
Dilansir SuratKabarBali.com dari berbagai sumber, Selasa (13/5/2025) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dibawah kepemimpinan Koster dan Wakil Gubernur Bali Giri Prasta menyebut tidak memerlukan kehadiran preman berkedok ormas.
Koster memberi pernyataan tegas setelah munculnya ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Bali.
Kehadiran GRIB Jaya sontak menuai beragam komentar hingga penduduk lokal menolak hadirnya GRIB Jaya.
Koster mengatakan bahwa l unsur adat dan aparatur negara sebagai penyelenggara keamanan dan ketertiban di Bali.
Menurut Koster ormas yang berkedok ingin membangun Bali, namun faktanya keberadaan ormas meresahkan dan tidak diperlukan.
“Bali telah memiliki Sipandu Beradat dan Bakamda terdiri atas pecalang, linmas, bhabinkamtibmas, dan babinsa yang diatur dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 26 Tahun 2020,”jelas Koster.
Koster mengatakan Sipandu Beradat yang diandalkan Bali sendiri sudah diluncurkan secara resmi oleh Kapolri Listyo Sigit pada tahun 2022.
Bagi Koster Sipandu Beradat menyatukan unsur penjaga keamanan dan ketertiban negara dan adat yang selama ini sudah berjalan baik, bahkan mampu terlibat dalam kegiatan-kegiatan berskala internasional di Bali.
Koster menyebut penolakan terhadap kehadiran ormas preman bukan karena Bali tertutup dengan warga pendatang sebab di Bali sudah tercatat ada 298 ormas yang diisi organisasi masyarakat dari daerah-daerah Indonesia lainnya.
Bagi Koster tindakan tegas itu dibuat agar kehidupan masyarakat Bali tertata, tertib, aman, nyaman, damai, sejahtera, dan bahagia, serta untuk mewujudkan kepariwisataan Bali yang berbasis budaya, berkualitas dan bermartabat.
“Kami sepakat mengambil sikap untuk menindak dengan tegas ormas yang melakukan tindakan premanisme dan kriminalitas serta meresahkan masyarakat,” ujarnya.****
Banyak Tanah di Bali Dirubah Statusnya, Megawati Soekarnoputri Beri Pesan Tak Terduga Untuk Koster





